SELAMAT DATANG DI MTs SALAFIYAH WONOYOSO BUARAN PEKALONGAN

Rabu, 13 Juni 2012

MTs Salafiyah Wonoyoso: PRESTASI

MTs Salafiyah Wonoyoso: PRESTASI
Tahun 2010
Juara 1 Lomba Kaligrafi Pontren Tk. Jawa Tengah
Juara 1 MTQ Jambora Tk. Jawa Tengah
Juara 1 Rebana SMP/ MTs se kab. Pekalongan
Juara 1 Rebana SMP/ MTs se kab. Pekalongan MAS proto
Juara 1 Lomba pidato Bahasa Inggris LP. Ma'arif Tk. Kab. Pekalongan
Tergiat 1 Jamran Kec. Buaran
 Prtisipasi Marching band dalam Pawai Panjang Jimat

Tahun 2011
Juara 1 Rebana SMP/ MTs LP. Ma'arif se kab. Pekalongan di MAS proto
Prtisipasi Marching band dalam Pawai Panjang Jimat

Tahun 2012
Juara 1 Rebana SMP/ MTs LP. Ma'arif  se kab. Pekalongan di MAS proto
Juara 1 Kaligrafi SMP/ MTs LP. Ma'arif  se kab. Pekalongan
Juara 3 MTQ Putra   SMP/ MTs LP. Ma'arif  se kab. Pekalongan
Prtisipasi Marching band dalam Pawai Panjang Jimat

Minggu, 29 April 2012

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

PENERIMAAN SISWA BARU MTs SALAFIYAH WONOYOSO
TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013

Persyaratan

1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Menyerahkan Surat Tanda Lulus (STL) dari SD/ MI
3. Menyerahkan Pas Foto Uk. 3x4 : 3 lbr
4. Semua persyaratan di masukan kedalam Map (Putra : Hijau Putri : Kuning)

Waktu Pendaftaran

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 27 Juni s/d 03 Juli 2012 di MTs Salafiyah Wonoyoso
 Jam. 07.30 s/d 12.00

Beasiswa

Disediakan Beasiswa Prestasi dan Beasiswa Siswa Tidak Mampu

Fasilitas


Laboratorium Bahasa
Laboratorium IPA
laboratorium Komputer Jaringan
Hotsport Area
Lapangan Olahraga
Ruang Belajar yang nyaman

Ekstra Kurikuler


Marching Band
Beladiri
Rebana
Kaligrafi
MTQ
Pramuka
English Smeel Group

GRATIS BIAYA PENDAFTARAN, SYAHRIYAH/ SPP (bagi Siswa Yang Tidak Mampu), 
DAN SERAGAM BATIK

Minggu, 04 Maret 2012

UJIAN PRAKTIK TIK KLS. IX TAHUN 2012

  1. Membuat Account E-mail
  2. Mencari Informasi / artikel terbaru berkaitan perkembangan Tekhnologi Jaringan Komputer
  3. Mengirim E-mail ke MTs ( mts_wonoyoso@yahoo.co.id ) berisi Biodata Siswa (Nama, Kelas, No. ujian) dan Melampirkan artikel tersebut dengan memanfaatkan menu Attachment pada layanan E-mail.
Terakhir pengiriman diperpanjang s/d tanggal 30 Maret 2012

SELAMAT MENGERJAKAN

Rabu, 23 November 2011

BAHAN KIMIA DALAM MAKANAN, AMANKAH …….???

By Lilik Latifah, S.Tp.


Memasuki Tahun Pelajaran baru siswa disibukkan kembali dengan Kegiatan Belajar Mengajar. Salah satu aktifitas yang selalu diminati siswa setiap berangkat ke sekolah adalah mengkonsumsi berbagai  jajanan sekolah( snack-snack ringan) ketika istirahat. Tahukah kalian apakah makanan-makanan yang dikonsumsi tersebut aman bagi kesehatan atau sebaliknya justru berbahaya? Perhatikan juga dengan makanan yang dikonsumsi setiap hari, Apakah makanan tersebut merupakan bahan asli ataukah makan yang sudah mendapatkan bahan tambahan lain?? yang dikenal juga dengan istilah Zat Aditif Makanan.
Berdasarkan cara mendapatkannya, zat aditif makanan dikelompokkan menjadi dua, yaitu:zat aditif alami dan zat aditif buatan (sintetik). Zat aditif alami adalah zat tambahan makanan yang dapat diperoleh langsung dari alam. Adapun zat aditif makan sintetik adalah zat aditif yang berasal dari bahan kimia sintetik (buatan/tiruan).

A.  Bahan Kimia Alami/Zat Aditif Alami
            Bahan kimia alami adalah bahan kimia yan berasal dari hewan maupun tumbuhan. Beberapa bahan kimia alami yang biasa digunakan dalam makanan dimanfaatkan sebagai bahan pewarna, bahan pemanis, bahan pengawet dan sebagai bahan penyedap rasa.
            Bahan Kimia Alami yang digunakan sebagai Pewarna antara lain : Daun Suji digunakan untuk meghasilkan warna hijau, Kunyit (Curcuma longa) digunakan sebagai pewarna kuning dan juga sebagai bahan pembuat jamu, Daun jati (Tectoria grandis) untuk memberikan warna merah kecokelat-cokelatan, keluak ( Pangiun edule)menghasilkan warna cokelat kehitaman, Oman yaitu bahan yang terbuat dari batang  padi yang dibakar dan direndam dalam air sehingga air berwarna hitam, karamel menghasilkan warnacokelat pada permen dan masih banyak yang lain seperti cabe merah, gula Bit, Wortel dan Jeruk yang bisa memberikan warna kuning pada minuman.
            Beberapa Bahan Kimia Alami yang digunakan sebagai pemanis antara lain :Gula pasir, Gula jawa, Gula aren yaitu terbuat dari sadapan bunga aren berwarna cokelat tua dan biasanya digunakan sebagai pemanis jamu, gula batu dan Gula bit yang terbuat dari umbi tanaman bit yang diekstraksi dari sukrosa. Berbagai jenis Gula selain digunakan sebagai bahan pemanis juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami. Bahan pengawet alami lainnya adalah : garam dapur dan asam jawa. Rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh karena mengandung asam benzoat juga dapat digunakan sebagai pengawet dan dapat berfungsi juga sebagai bahan penyedap makanan selain garam, daun pandan dan terasi.

B.Bahan Kimia Buatan/ Zat Aditif Buatan
            Beberapa Bahan Kimia buatan yang biasa terdapat dalam makanan diantaranya adalah : Bahan kimia buatan yang digunakan sebagai pewarna seperti Tartrazine, Sunset Yellow, Yellow Poncean 4R, Patent Blue V, Briliant Blue FCF dan Briliant Black BN. Pe
            Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan timbulnya penyakit kencing manis (Diabetes melitus). Untuk dapat mengkonsumsi makanan manis tanpa takut pada resiko penyakit, ada bahan makana pengganti gula atau pemanis buatan rendah kalori. Bahan-bahan tersebut adalah sebagai berikut: Aspartam, pemanis buatan ini dapat menghasilkan rasa manis hingga 200 kali lipat lebih manis daripada gula pasir dan tidak meninggalkan rasa pahit di lidah, Pemanis lainnya adalah Siklamat yang penggunaannya perlu dibatasi atau dilarang samasekali karena merupakan zat karsinogen, dan Bahan pemanis yang juga berbahaya dan dilarang penggunaannya adalah Sakarin.
            Bahan kimia sintetik yang sering digunakan sebagai pengawet makanan yaitu natrium benzoat untuk mengawetkan makanan dan minuman, asam sitrat untuk asinan, natrium nitrat untuk mengawetkan daging, natrium dan kalsium propionat untuk mengawetkan roti dan kue serta asam askorbat untuk mencegah jamur dan mengawetkan minyak. Beberapa bahan pengawet lainnya yang sangat berbahaya dan tidak boleh digunakan dalam makanan karena dapat menimbulkan kanker yaitu boraks dan formalin. Formalin merupakan bahan pengawet pada mayat agar tidak membusuk, sedangkan boraks biasa digunakan untuk produk mie dan tahu yang sudah dilarang penggunaannya.
            Bahan kimia buatan yang digunakan sebagai penyedap adalah MSG ( Monosodium Glutamat) yang bisa memberikan rasa gurih dan biasa terdapat pada makanan-makanan ringan (snack). Minuman ringan maupun jajanan anak-anak semacam agar-agar dan bermacam-macam kue memiliki rasa buah –buahan yang segaryang diperoleh dari senyawa-senyawa tertentu seperti : senyawa amil kaproat memberikan senyawa apel da nanas, senyawa benzaldehida menimbulkan aroma ceri dan almond, senyawa amil asetat menimbulkan senyawa pisang dan senyawa benzyl asetat menimbulkan aroma straowberri.
Penggunaan bahan kimia dalam makanan sebenarnya diperbolehkan asal tidak membahayakan kesehatan dan sesuai dengan praturan Departemen Kesehatan, justru penggunaan bahan kimia ini bisa memberi beberapa manfaat, diantaranya : meningkatkan mutu atau menambah nilai gizi, mempertegas cita-rasa dan aroma pada makanan,memperbaiki penampilan agar lebih menarik, dan sebagai bahan pengawet.
Permasalahannya adalah ternyata banyak orang yang menyalahgunakan bahan kimia dalam pemanfaatannya, khususnyauntuk bahan kimia dari jenis sintetik (buatan, beberapa orang dengan sengaja menggunakan zat-zat kimia yang seharusnya tidak diperbolehkan dan dilarang penggunaanya, tujuannya adalah untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Hal inilah yang sangat membahayakan dan merugikan masyarakat, KENAPA???zat-zat kimia tersebut membahayakan karena dapat merusak sel-sesl sarafbahkan bisa sampai mematikan karena sifatnya yang karsinogenyaitu tidak bisa terurai dalam metabolisme tubuh.
Data dari Departemen kesehatan RI menyebutkan bahwa hampir sebagian besar makana, minuman dan jajanan yang dijual di masyarakat termasuk juga di sekolah-sekolah mengandung zat-zat yang berbahaya tersebut, mulai dari zat pewarna, zat pengawet,zat pemanis dan zat penyedap rasa. Rata-rata semuanya menggunakan zat-zat tersebut tidak sesuai dengan peraturan, misalnya : zat pewarna yang seharusnya digunakan dalam industri tekstil tetapi digunakan untuk makanan dan minuman, atau memakai zat pemanis yang melebihi kadar yang ditentukan, bahkan ada juga yang menggunakan seperti formalin dan boraks yang seharusnya digunakan untuk mengawetkan mayat taoi justru digunakan untuk makanan. Hal-hal seperti diatas banyak dijumpai disekitar kita.
Penggunaan bahan penyedap seperti MSG yang berlebihan dapat menyebabkan Chinese Restaurant Syndrome dengan gejala naiknya suhu tubuh, kerongkongan kering, kesemutan pada leher, rahang dan punggung, suara serak, sesak nafas, pusing danberpengaruh pada kecerdasan otak untuk jangka waktu lama. Oleh karena itu WASPADALAH!!!! Hati-hati dalam mengkonsumsi makanan, minuman dan jajanan, harus pintar memilihnya jangan sampai malah merugikan dan membahayakan kesehatan kita.
Salah satu solusi untuk menghindari dampak buruk tersebut adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung bahan kimia sintetik baik itu pemanis, pengawet dan penyedap. Sebaliknya  memperbanyak mengkonsumsi makanan-makanan alami tanpa bahan kimia sintetik, mengkonsumsi buah dan sayur untuk menetralisir zat kimia yang sudah terlanjur masuk dalam tubuh. Untuk siswa-siswa sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, jangan membeli jajanan-jajanan disembarang tempat, menghindari sesering mungkin mengkonsumsi makanan, minuman jajanan dengan warna yang terlalu mencolok. KENAPA??? Kesehatan adalah karunia yang harus dijaga, dengan menjaga kesehatan berarti juga sebagai salah satu wujud syukur kapada Allah SWT.

Senin, 31 Oktober 2011

Catatan tersisa dari perjalanan ziarah wisata Magelang-Jogya


Oleh : H. Moh. Nasir, S.Ag

MBAH MAD

Meski usia senja telah lemahkan tubuhmu
Namun bening hatimu tetap pancarkan kebesaran
Hingga aku yang terpenjara kejahilan
Tak lagi berharap engkau bermurah kata dan doa
Tiga kali fatihahmu itu lebih dari cukup buatku
Karena kebesaranmu dan keagungan fatihah telah menyatu
Basahi gersang hati kami yang merindu
Salam takzim buatmu,mbah Mad


Watucongol,25 Juni 2008 pk.17.10


MBAH DALHAR

Sering kubertanya kenapa rentang waktu begitu jauhnya


Hingga tak pernah ada perjumpaan fisik diantara kita
Lalu darimana dapat kuraih mutiaramu nan gemilang?
Kucari lewat murid-muridmu
Subhanallah,begitu besar,begitu banyak versi dan dimensimu
Semuanya memancarkan kebesaran
Akupun makin tenggelam dalam pencarian menguak misterimu
Meski kurasa tak pernah usai sampai ujung waktuku

Dan hari ini aku bersimpuh di keagungan pusaramu
Serasa tahlil yang kubacapun lenyap di samudra karomahmu
Hingga tak tersisa lagi keberanianku buat panjatkan satu permohonanpun
Maka terserah padamu jua,mau mberkahi apa engkau padaku
Kuterima seikhlasnya


Gunungpring,25 Juni 2008 pk.18.20



MALIOBORO


Aku merasa terjebak dikeriuhan nafsu belanja tak terkendali
Hingga serasa tak ada ruang buat tafakur tentang belanja apa yang sebenarnya kita perlukan,apalagi ruang buat berzikir
Tersesatkah aku di belantara Malioboro?
Ah tidak,mungkin hanya aku yang tak mampu ciptakan ruang fikir dan zikir itu.

Malioboro,25 Juni 2008 pk 22.15

DISIPLIN DAN BERETIKA KUNCI UTAMA KEBERHASILAN

By Ubaidillah, S.Ag

“Berhasil “merupakan sebuah predikat yang menjadi dambaan setiap orang .Apalagi berhasil (Success, bahasa Inggris) dalam segala aspek kehidupan duniawiyah, baik itu karier/pekerjaan,maupun tentang kependidikan. Sebuah predikat yang tak mungkin ditolak oleh siapapun jika predikat itu melekat, khususnya bagi para pelajar.
Untuk menggapainya sudah barang tentu tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan tapi juga tidak sesulit mengangakat beban satu kwintal seorang diri.Tapi yang pasti, ia harus ditempuh dengan perjuangan yang semaksimal mungkin.sebagaimana maqalah Ulama “ Al Hasil Biqadrit Ta’ab, { Hasil dari sesuatu disesuaikan dengan tingkat kesulitan {perjuangan} nya.
Dalam prespektif (tinjauan) pendidkan, untuk meraih keberhasilan dalam s proses pendidikan, banyak kiat yang harus dilakukan oleh para Pelajar.Ada beberapa kunci utama untuk meraih keberhasilan yang tidak bolaeh tidak (wajib) dilakukan oleh mereka.Apa sajakah itu ??…
Harus diakui bahwa Kunci utama untuk meraih keberhasilan bagi pelajar adalah disiplin dan beretika (beradab). Disamping ada faktor kecerdasan yang juga tidak kalah pentingnya. Namun “Disiplin dan Beretika merupakan Faktor yang sangat urgen.
A.Disiplin merupakan sebuah keniscayaan.
Disadari atau tidak, bahwa disiplin merupakan bagian utama dari ajaran Islam.Disiplin (Disciplin, bahasa Inggris) berarti Tertib. Bahkan “Tertib” itu menjadi Hal utama (Rukun) dalam setiap amalan-amalan ubudiyah dalam Islam, seperti Sholat, puasa, Wudlu, Haji maupun ritual ibadah –ibadah Lainnya,Bahkan Konsekuensi dari menyepelekan “Tertib.” adalah menjadi tidak sah (batal)nya Ibadah itu.
Bagi Pelajar, disiplin merupakan sebuah keharusan. Yang paling urgen adalah Disiplin dalam memanage (mengatur) waktu, sehingga menggunakan waktu menjadi lebih efektif dan tepat guna.Pelajar harus Disiplin dalam belajar, disiplin dalam melaksanakan perintah Allah, Disiplin mematuhi Tata tertib Sekolah maupun Disiplin dalam berinteraksi Sosial (antara dan antar sesama pelajar).
B. Beretika (beradab) merupakan kewajiban
Beretika adalah berperilaku yang sesuai dengan norma –norma kepantasan (khususnya norma agama).Pelajar yang ber-etika berati pelajar yang selalu berperilaku dan menjaga nilai-nilai akhlaqul karimah.Beretika bagi pelajar ada dalam banyak hal, seperti beretika dalam berbahasa, berpakaian, bergaul dan berucap.Sehingga dapat dikontrol “apakah pelajar ketika berkomunikasi menggunakan bahasa yang tepat dan pantas, tidak membiasakan berbahasa ”Jawa ngoko”?, Dan bagaimana pelajar ketika berbusana/berpakaian, apakah sesuai dengan standar busana Muslim-muslimah..?. Serta Bagaimana pelajar itu ketika bergaul ataupun berinteraksi sosial, apakah sudah menggunakan asas “Selektif “, sehingga tidak sembarang bergaul dan salah bergaul.. Apalagi dizaman yang semakin amburadul sekarang ini.


Menyitir dari maqalah Ulama : “ Al Adab Fauqol Ilmi “ yang berarti perilaku/akhlak yang baik nilai(posisi)nya diatas Ilmu (kepandaian)”.Dan merujuk dari ayat Al Qur’an “ Innama Bu’itstu Liutammima makaarimal Akhlaq”,(Rasullulah SAW diutus Allah untuk menyempurnakan Akhlaq Manusia, bukan hantya untuk memandaikan umat beliau.ansich,) ini menguatkan bahwa dalam ajaran Islam , Akhlaqul karimah menempati posisi yang sangat tinggi dibandingkan Ilmu itu sendiri.Hal inilah yang menjadi pedoman para Ulama” Salaf untuk menomorsatukan akhlaqul karimah dalam tujuan utama pendidikan Pesantren.Bahkan dalam Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidkan bertujuan untuk membentuk manusia yang berkepribadian luhur dan berilmu pengetahuan.Tidak hanya memandaikan tapi yang paling pokok adalah untuk membentuk pribadi-pribadi yang berakhlaqul karimah.
Walhasil, bahwa kunci utama pelajar untuk meraih keberhasilan dalam proses pendidikannya adalah dengan Disiplin dan Beretika. Dua faktor inilah menjadi kunci utama yang akan membentuk profil pelajar yang ideal, pelajar yang berilmu pengetahuan dan berakhlaqul karimah. Amiin.

Pelajar yang sukses,pelajar yang aktif, kreatif dan berakhlakul karimah



Oleh HM.Nasir,S.Ag

Di pagi hari seseorang membuka pintu rumahnya.Ia melihat tanaman bunga yang tumbuh di halaman,ia melihat kupu-kupu berterbangan mengelilingi bunga-bunga itu,ia mendengar burung-burung berkicau di pepohonan.Ia juga bertemu tetangga-tetangganya lewat di jalan depan rumahnya.Ada yang pergi berdagang ke pasar,ada yang berangkat bekerja di pabrik,ada pelajar yang pergi ke sekolahnya,ada pegawai yang berangkat ke kantornya dan sebagainya.Semua yang ia lihat itu bisa menjadi hal biasa yang tak bermakna apa-apa,tetapi bisa pula menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pengetahuan dan wawasan hidupnya,tergantung apakah ia mau memahami lebih dalam dan mengolah semua hal itu ke dalam pikirannya atau tidak.
Pada dasarnya semua yang kita lihat,kita dengar dan kita rasakan dari lingkungan kita sehari-hari adalah bahan ilmu pengetahuan yang masih mentah.Jika kita mau memahami secara lebih mendalam dan mengolahnya dalam pikiran kita maka semua itu akan menjadi pengetahuan bagi kita.Bahkan jika kemudian kita merumuskan pengetahuan yang kita dapat itu dan dikonklusikan dengan teori-teori para ahli disertai penelitian dan percobaan-percobaan secara ilmiah maka pengetahuan itu akan menjadi suatu teori ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu.Mencermati dan mendalami tentang bagaimana tanaman itu tumbuh dan berkembang akan menjadi bahan bagi penguasaan ilmu Biologi,Aqidah/Tauhid dan sebagainya,begitu juga mendalami kehidupan kupu-kupu dan kehidupan burung.Mencermati dan mendalami tentang aneka ragam aktivitas manusia akan menjadi dasar bagi penguasaan ilmu-ilmu sosial,ilmu hukum,budaya,bahasa dan sebagainya(termasuk diantaranya yang di sekolah disebut Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS,ilmu Fiqh,ilmu Tauhid,Kesenian dan sebagainya).
Aktivitas seseorang untuk berusaha memahami lebih dalam semua hal yang kita lihat,kita dengar dan kita rasakan dari lingkungan kita dan mengolahnya dalam pikiran kita pada dasarnya adalah sebuah proses belajar,baik ia anak sekolah atau bukan.Jadi seseorang yang tidak ada aktivitas memahami sesuatu dan tidak mau mengolahnya dalam pikirannya,walau ia anak sekolah,sesungguhnya ia tidak pernah belajar dan karenanya ia tidak mendapat ilmu pengetahuan apapun,sebaliknya walau ia bukan anak sekolah tetapi ia terus menerus berusaha memahami segala sesuatu secara lebih dalam dan mengolahnya dalam pikirannya maka sesungguhnya ia telah belajar dan karenanya ia mendapat banyak ilmu pengetahuan.Jadi,kunci pokok belajar adalah kemauan untuk memahami segala sesuatu dan mengolahnya dalam pikiran.
Di sekolah proses belajar akan menjadi lebih mudah karena telah tersistem sedemikian rupa disertai media belajar dan sarana prasarana yang lebih mendukung.Oleh karena itu menjadi sangat aneh jika ada seseorang menjadi siswa di suatu sekolah tetapi tidak pernah mengalami proses belajar,sementara banyak orang yang sudah tidak sekolah tetapi tetap bisa belajar meskipun dengan kesulitan yang lebih besar.Tetapi hal itu mungkin saja terjadi jika memang si pelajar sama sekali tidak memiliki kemauan untuk memahami sesuatu yang akan melahirkan sikap aktif,dan kemauan mengolahnya dalam pikiran yang akan melahirkan proses kreatif.
Aktif dan kreatif adalah dua kata kunci pertama untuk menjadi pelajar yang sukses.Dalam proses belajar,aktif bisa bermakna memiliki kemauan untuk menggunakan tiap waktu dan kesempatan untuk terus menggali pengetahuan,memanfaatkan semua media belajar dan sarana prasarana yang ada untuk terus menambah pengetahuannya.Kreatif bisa bermakna terus mengembangkan pengetahuannya menjadi lebih luas,mampu mengatasi keterbatasan media,sarana dan sumber belajar yang ia dapatkan,misalnya tidak punya buku,pinjam di perpustakaan atau pinjam teman,tidak di temukan bahan belajar di buku,cari di koran,majalah,internet atau mendatangi dan menanyakan kepada orang yang ahli dan sebagainya.Dengan aktif dan kreatif tidak ada kata gagal untuk memperoleh pengetahuan.Semua hal dan semua orang menjadi media,sarana dan sumber belajarnya.
Satu hal lagi yang menjadi kunci sukses seorang pelajar adalah akhlakul karimah.Beberapa contoh berakhlak mulia yang harus dimiliki seorang pelajar adalah sikap sabar tapi kuat himmahnya terhadap ilmu,rendah hati tapi tidak rendah diri (tawadlu’, bukan minder),menghargai semua ciptaan Allah(lebih-lebih pada manusia)sehingga bersikap sopan pada siapa saja,jujur,bersungguh-sungguh (man jadda wajada) tapi qonaah,penuh pengharapan (roja’) tapi tetap menjaga diri dari kesalahan (khouf)dan sebagainya.
Seseorang yang memiliki akhlak mulia akan dihormati oleh siapa saja,bahkan dihormati Allah SWT,karena itu ia akan lebih mudah berhubungan dengan siapa saja,ia akan diterima oleh siapa saja,termasuk oleh orang-orang yang diharapkan menjadi narasumber keilmuannya.Akhlak mulia adalah mata uang yang berlaku dimana saja,kapan saja.Jadi, aktif,kreatif dan berakhlakul karimah adalah kunci menjadi pelajar yang sukses.Mau?